Start here

Audensi ke Harian SIB

Audensi ke Harian SIB

Free Download Ebook Membongkar Gurita Cikeas

Gratis ini adalah karangan George Junus Aditjondro telah beredar di Internet, khusus bagi yang penasaran belum memiliki bukunya bahkan yang belum membacanya dan mencari – cari disana – sini termasuk di search engine google, yahoo dan MSN (internet). GoMe Computer telah menyediakan buku Membongkar Gurita Cikeas ini dalam bentuk format pdf digital atau dalam bentuk ebook, jadi silahkan download di link akhir postingan secara gratis.

Buku Membongkar Gurita Cikeas ini adalah karangan George Junus Aditjondro seorang PHD tamatan university terkenal di dunia itu artinya buku itu tidak sembarangan pasti melalui penelitian maupun interview dari nara sumber, sangat menghebohkan dan menjadi kontroversi dikalangan elite politik dan Partai Demokrat, seperti kita lihat semua stasiun televisi menayangkan berita tentang buku ini dan menayangkan acara debat, tidak kalah juga surat kabar terkenal maupun daerah ikut-ikut menayangkan pengarang buku kontroversial ini, mendadak seorang George Junus Aditjondro menjadi terkenal dan bukunya laris manis sayang buku ini susah didapatkan di toko Buku apalagi di Denpasar – Bali.

Buku Membongkar Gurita Cikeas ini menurut saya sangat menarik untuk dibaca terutama pada poin Membongkar Gurita Cikeas di balik Bank Century yang banyak mengaitkan banyak pihak terutama konflik POLRI dan KPK atau dikenal dengan drama cicak melawan buaya (Cicak Vs Buaya), untuk lebih jelasnya baca sendiri, dan akhir kata saya berharap kasus ini sebagai proses pendidikan Demokrasi di Indonesia dan juga pendewasaan berpolitik, dimana ada kebebasan berpendapat.

Download

51 juta untuk menjadi kepala desa N4 Setia Warga Aek Nabara

Kepala Desa di dusun Setia Warga dijabat oleh seorang PNS sebagai Pjs. Pasalnya periode kepala desa sudah habis masa jabatannya, bahkan telah diperpanjang sampai 2 kali, hingga pada akhirnya dipilih pjs. Kenapa ini bisa terjadi, pasalnya pemilihan kepala desa yang dilakukan selalu batal, karena para peserta kandidat KEPDES harus menyediakan uang sebesar 51 juta (Limapuluh Satu Juta), maka tidak satu pun yang mencalonkan karena uang tersebut, bahkan mantan kepdes yang masih 1 periode itu pun tidak bisa mencalonkan karena tidak memiliki uang, padahal sepengetahuan saya masyarakan N4 Setia Warga masih menginginkan kepemimpinan kepdes yang lama. Pertanyaan yang muncul untuk apa uang sebesar itu? Yang bisa menjawab ini adalah hanyalah pak Camat Aek Nabara……………..

Warga Dusun Setia Tagih Janji Istri Bupati Labuhanbatu

NY ADLINA, saat ini harus berhadapan dengan masyarakat Dusun Setia, Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu. Soalnya, hingga saat ini istri Bupati T Milwan tersebut, belum juga merealisasikan janjinya.

Tiga tahun lalu, saat kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati di Labuhanbatu,Adlina berjanji membuka keterisoliran Desa Sennah.

“Saat kampanye 2005 lalu, Ny Adlina Milwan berjanji memasukkan listrik di Dusun Setia Desa Sennah jika T Milwan menang di dusun kami. Namun, sampai sekarang janji yang dinanti-nantikan masyarakat sepertinya tak kunjung dipenuhi,”papar Wakil Ketua Penggerak

Massa Tim Relawan Milwanto (T Milwan-Sudarwanto) Ramli Hutagaol kepada wartawan di Rantauprapat baru-baru ini. Setelah dijanjikan Ny Adlina Milwan,tiang listrik dipasang di Dusun Setia, tetapi arus listrik yang dijanjikan tidak kunjung mengalir hingga rumah penduduk.

’’Bahkan, janji genset akan dipasang sebelum masuk listrik juga tidak jelas,”tuturnya.

Menurut Ramli, sebagai umat beragama janji itu adalah utang. Janji itu diungkapkan Ny Adlina Milwan di hadapan ribuan masyarakat. ’’Saat itu Jepri Jambak yang sekarang Ketua Partai Hanura Labuhanbatu juga hadir. Karena janji itulah,sebanyak 98% masyarakat kami memilih pasangan T Milwan-Sudarwanto. Namun, janji itu sampai hari ini tidak dipenuhi,” tandasnya.

Karena janji itu pula saat itu selaku tim sukses, Ramli berupaya mengerahkan masyarakat untuk memilih dan memenangkan pasangan Milwanto yang bernomor urut 2.

’’Saya memang belum pernah mendesak Ny Adlina untuk menunaikan janjinya itu. Semoga yang bersangkutan segera memenuhi janjinya setelah membaca ungkapan kekesalan warga Dusun Setia ini, sebelum warga datang beramai-ramai menagih janji itu,”ujar Ramli Hutagaol.

Sumber:  http://www.hariansuarasumut.com/Berita-Utama/2708.html

Mana Janjimu Pak Bupati Labuhan Batu

Janji-janji tinggal janji, saya masih ingat kala itu, janjinya pak bupati, bahwa di aek nabara akan dibangun sebuah areal kuburan (tanah wakaf) karena tanah wakaf yang ada sekarang ini sudah penuh dan tidak mungkin lagi untuk digunakan. Namun sampai akan berakhirnya jabatan pak bupati HT. Milwan, semua yang dijanjikan tidak direalisasikan.

Sebentar lagi pemilihan Bupati untuk periode 2010-2015 akan berlangsung, namun kini istri beliau (Hj Adelina T Milwan), ingin mencalonkan sebagai Bupati Labuhan Batu. Apa gerangan apakah ini yang dinamakan sebagai membentuk kekuasaan keluarga dilingkungan negara?

Sebagai masyarakat Labuhan Batu, marilah kita berpikir jernih , apakah tidak adalagi pemimpin yang sejati di Labuhan Batu, yang benar-benar memperhatikan dan memperdulikan rakyatnya. Memang awalnya manis, namun setelah terpilih para pemenang itu tidak dapat lagi kita lihat, tidak dapat lagi ditemui karena banyaknya pengawal-pengawal yang digaji dengan uang negara, bahkan untuk menemui rakyat yang memilihnya pun tak dipernah dikunjungi.

Kita sudah bebas dari penjajahan, janganlah lagi kita dijajah oleh orang-orang yang haus kekuasaan dan harta.

Janner Simarmata